Tes HIV Mandiri Tak Bisa Jadi Patokan Utama Diagnosis

Infopalapa – Tes HIV Mandiri Tak Bisa Jadi Patokan Utama Diagnosis. Alat tes HIV mandiri tengah viral dimedia sosial. Dengan menggunakan alat ini, setiap orang bisa melakukan tes HIV di rumah. BandarQ

Namun, bukan berarti diagnosis pasti bisa didapat dari hasil tes HIV mandiri. Diagnosis tetap membutuhkan konfirmasi dari laboratorium. Domino99

BACA JUGA : Pengawal Ambulans Ditilang Polisi, Bagaimana Aturannya

Tes HIV Mandiri Tak Bisa

Dari standar WHO, hasil tes HIV mandiri itu perlu dikonfirmasi ulang di laboratorium. Pedoman tes HIV Oraganisasi HIV secara menyeluruh. Infeksi HIV hanya bisa dilakukan dnegan menggunakan tes yang sesuai dengan standar.

Dokter yang akrab disapa Esti ini menjelaskan, alat tersebut hanya dapat digunakan untuk menguji keberadaan Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Tes dilakukan dengan mengambil sempel darah di jari tangan, seperti melakukan tes kadar gula darah. lalu alat akan menunjukan hasil positif atau neganif HIV.

Menurut Esti, alat tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mendeteksi keberadaan virus. Namun, untuk memastikan lebih lanjut tetap membutuhkan pemeriksaan laboratorium dengan pemeriksaan antibodi, antiagen, atau kombinasi keduanya.

Mungkin saja terjadi kesalahan dalam pemeriksaan [HIV mandiri] karena ada ketentuan yang harus diikuti dan [adanya] faktor pengganggu,” kata Esti. Faktor pengganggu itu seperti kondisi ruang dan alat yang mungkin saja tidak steril, berapa lama sampel darah berada di luar, dan lain sebagainya.

Jika hasil tes HIV mandiri menunjukan positif, Esti menyarankan agar segera melakukan pemeriksaan HIV yang sudah tersedia di puskesmas, rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, dan klinik – klinik yang menyediakan.

Pemeriksaan laboratorium akan lebih akurat. Selain itu, jika terbukti posotif, maka orang tersebut harus diberikan obat antiretroviral untuk menekan keberadaan virus didalam tubuh. Obat ini di berikan gratis oleh pemerintah.

Pemerintah sudah menetapkan jika hasil laboratorium positif, maka harus diberikan ARV pada hari yang sama.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *