Olah Raga Berlebihan Malah Berbahaya

Infopalapa – Olah Raga Berlebihan Malah Berbahaya. Olah raga bisa memberikan dampak kesehatan yang positif terhadap tubuh. Olah raga terlalu keras malah berdampak sebaliknya. BandarQ

Deddy Corbuzier mengatakan bahwa dirinya juga membatasi diri agar tak berlebihan dalam olahraga. Saat ditemui pada peluncuran sepatu lari. Domino99

Bagi ayah satu anak itu, lari sebagai olahraga kardio sangat penting terutama untuk melatih jantung dan membantu menurunkan berat badan.

BACA JUGA :  8 Foto Instagram Aslinya Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Olah Raga Berlebihan Malah Berbahaya

Idealnya lari dilakukan secara bertahap. Kalau orang baru mulai, jangan terlalu jauh jangan terlalu capek. Kalau lagi capek juga jangan di paksakan.

Namanya Fitnes harus fit dulu baru ikut fitnes. Dari seragam jenis olahraga yang ada Deddy juga memilih melakukan latihan angkat beban.

Baginya angkat beban merupakan olahraga yang cenderung bisa di kontrol oleh diri sendiri serta tidak bergantung pada orang lain, berbeda dengan olahraga permainan, seperti futsal, sepak bola dan basket.

Kalau agkat beban saya capek ya saya taruh ( bebannya ). Istirahat dulu baru angkat lagi. Kalau futsal kadang enggak bisa berhenti atau tidak tahu kalau lagi capek.

Olahraga yang dilakukan dalam kondisi tubuh kelelahan atau kurang istirahat justru akan membawa dampak buruk.

Olahraga yang dilakukan saat tubuh berada dalam kondisi kelelahan bisa dapat menaikan detak jantung menjadi sangat tinggi, sekalipun gerakan yang dilakukan terlihat sederhana.

Apalagi jika orang tersebut sudah bangun sejak subuh untuk beraktivitas dan melakukan olahraga di malam hari.

Selain berakibat pada jantung, memaksakan olahraga ketika kondisi tubuh tidak bugar juga bisa meningkatkan resiko cedera.

Kalau badan tidak fit otot yang biasanya kuat menjadi tidak kuat lalu keseleo, punggung tidak enak, pingsan juga bisa, kurang oksigen ke kepala, jantung mendadak berhenti juga mungkin.

Porsi olahraga sebetulnya berbeda bagi masing-masing orang dan bergantung pada factor seperti usia, kesehatan dan jenis olahraga.

Secara umum pusat pengendalian dan pencegahan penyakit menyarankan orang dewasa untuk melakukan olahraga moderat 5 jam perminggu atau 2,5 jam olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *