Mengadopsi Anak Yang Ternyata Orang Yang Sudah Dewasa

INFOPALAPA – Mengadopsi Anak Yang Ternyata Orang Yang Sudah Dewasa ! Setiap pasangan menginginkan kehadiran buah hati. Adanya anak di dalam keluarga kecil, menjadi pelengkap kebahagiaan setiap orang. Tak sedikit pasangan yang berharap segera dianugerahi momongan. Namun sayangnya tak semua pasangan cepat diberikan anak oleh Sang Pencipta. PALAPAQQ

Ada banyak cara yang dilakukan bagi pasangan yang ingin punya anak. Seperti mengikuti program kehamilan, proses bayi tabung, hingga cara yang sering diambil adalah mengadopsi anak. Meski mengadopsi anak adalah cara yang mulia karena mengangkat anak yang tak punya orang tua, namun ada baiknya tetap berhati-hati. PALAPABOLA

BACA JUGA – 5 Dukungan Orang Tua Saat Anaknya Mengikuti Demo

Kisah tak menyenangkan dialami keluarga di New York. Pasangan baru ini memutuskan untuk mengadopsi seorang gadis kecil berusia 6 tahun. Gadis itu bernama Natalia, tubuh dari anak tersebut juga masih standart seperti anak2 padau umumnya. PALAPAJITU

Gadis kecil itu tampak polos dan juga manis. Namun siapa sangka jika ternyata ia adalah wanita berusia 21 tahun yang mengidap penyakit langka sehingga memiliki tubuh kecil dan berwajah awet muda. Tak hanya itu, Natalia juga diketahui mengidap penyakit mental yang mencoba mencelakai keluarga angkatnya itu. BANDAR JUDI TERPERCAYA

Mengadopsi Anak Yang Ternyata

Bertingkah Aneh

Mengadopsi Anak Yang Ternyata Orang Yang Sudah Dewasa

Dilansir oleh INFOPALAPA, Jumat (27/9/2019) pasangan Kristine Barnett dan mantan suaminya, Michael Barnett, memutuskan nuntuk mengadopsi seorang gadis manis bernama Natalia Grace. Gadis polos itu diketahui berusia 6 tahun. Pasangan ini mengadopsi Natalia dari Ukraina pada 2010 silam. Saat diadopsi, Natalia didiagnosis mengidap penyakit jenis kerdil yang langka sehingga ia memiliki masalah dalam berjalan.

Saat awal-awal mengadopsi Natalia, Kristine merasa semuanya berjalan normal. Sampai akhirnya selama 2 tahun hidup merasa, ia merasa ada yang aneh dan kejanggalan yang ia alami. Kristine mulai menyadari bahwa Natalia mengalami menstruasi dan lekuk tubuhnya yang tak sesuai dengan anak berusia 6 tahun. Kedua Orang tua Natalia mulai mencari tahu apa yang sedang terjadi kepada anak angkatnya.

Selain mengetahui hal itu, hari-hari Krstine pun dikejutkan dengan tingkah laku aneh anak angkatnya tersebut. Dikutip dari PALAPABOLA  mengatakan bahwa Natalia berdiri diatas orang yang sedang tidur pada malam hari. Dan melakukan hal2 yang dibatas luar wajar manusia.

Dia berdiri di atas orang-orang di tengah malam. Aku tidak bisa tidur. Jadi aku memutuskan harus menyembunyikan semua benda tajam” ucapnya.

Kristine juga menambahkan bahwa, ia melihat Natalia memasukkan bahan kima dan pemutih di dalam kopi yang sedang dibuatnya. Melihat aksi itu, Kristine kemudian bertanya pada Natalia apa yang sedang ia lakukan.

Aku mencoba meracuni kalian” ucap Kristine saat mengikuti jawaban anak angkatnya tersebut. Ia akan agresif dan mengancam ketika ditanya soal usianya.

Dituduh Menelantarkan Anak Kecil

Mengadopsi Anak Yang Ternyata Orang Yang Sudah Dewasa

Dari hal-hal yang mencurigakan tersebut, akhirnya Kristine dan mantan suaminya membawa Natalia ke rumah sakit untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan pun mengejutkan mereka. Pemeriksaan kesehatan membuktikan bahwa kecurigaan kedua pasangan selama ini benar.

Natalia pada kenyataannya adalah orang dewasa dan dia memiliki beberapa penyakit mental. Semua dokter memastikan Natalia menderita penyakit psikologis parah yang hanya didiagnosis pada orang dewasa.

“Dia melompat keluar dari mobil yang sedang bergerak. Dia mengolesi darah di cermin. Dia melakukan hal-hal yang tidak dapat dibayangkan dilakukan oleh anak kecil.” tambah Kristine

Kristine kemudian ingin mengirim Natalia ke perawatan mental, namun tak bisa karena tak bisa membuktikan bahwa bocah berusia 6 tahun itu adalah orang dewasa. Karena tak bisa berbuat lain, pasangan ini kemudian meninggalkan Natalia di salah satu apartemen di Amerika Serikat.

Karena mereka meninggalkan Natalia sendirian di apartemen tanpa pengawasan, mereka didakwa oleh polisi karena mengabaikan seorang anak. Polisi memeriksa secara medis tulang Natalia dan hasilnya itu adalah tulang anak-anak.

Sampai saat ini, pasangan itu tidak tahu di mana Natalia saat ini. Tetapi mereka terus khawatir jika wanita itu (Natalia) mungkin menyamar sebagai seorang anak dan bisa diadopsi oleh keluarga lain lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *