Beberapa Fakta Bunuh Diri Mengejutkan Terkait Para Transgender Viral !

INFOPALAPA – Beberapa Fakta Bunuh Diri Mengejutkan Terkait Para Transgender Viral ! Transgender mungkin masih dianggap tabu oleh kebanyakan orang. Tak hanya di Indonesia, tapi hal itu juga masih terjadi di seluruh dunia.

Menurut kebanyakan orang, transgender merupakan kesalahan dari berbagai aspek, entah secara agama, politis maupun norma sosial. Namun ternyata, banyak stigma mengenai transgender yang sebenarnya salah.

BACA JUGA – Ingin Blokir Motor, Pejualan Sepatu ini Ternyata tercatat Punya 3 Mobil Mewah

Dari sisi mereka sendiri, yang merupakan seorang transgender, sebenarnya mengalami berbagai kebimbangan dalam hidupnya sebelum akhirnya memutuskan untuk menunjukkan jati diri mereka.

Dilansir dari INFOPALAPA, Sabtu (9/11/2019), berikut adalah beberapa fakta mengenai transgender yang banyak belum diketahui.

Beberapa Fakta Bunuh Diri

1. Tingginya jumlah kasus transgender bunuh diri.

Beberapa Fakta Bunuh Diri Mengejutkan Terkait Para Transgender Viral !

Tak disangka, ternyata banyak kasus transgender yang melakukan uji coba bunuh diri. Berbagai hal menjadi alasan mereka, diantaranya harga diri ataupun intimidasi.

Sebanyak 43% transgender mengatakan bahwa mereka pernah mencoba melakukan usaha bunuh diri. Terkait dengan masalah intimidasi atau kekerasan, hampir 30% remaja melaporkan bahwa mereka merasa tidak aman ketika bepergian ke sekolah.

Banyak juga transgender yang mengatakan bahwa mereka setidaknya dua kali melakukan percobaan bunuh diri.

Sebagai perbandingan, hanya 5% laki-laki normal yang melakukan percobaan bunuh diri dan jumlah yang sama bagi perempuan normal.

2. Terjadi banyak komplikasi saat operasi transgender

Beberapa Fakta Bunuh Diri Mengejutkan Terkait Para Transgender Viral !

Walaupun setiap tindakan operasi pasti memiliki risiko, namun beda halnya dengan operasi kelamin. Masalah yang paling sering dilaporkan berpusat di sekitar kandung kemih atau uretra.

Mengingat kerumitan dari kedua operasi, entah itu pria-wanita atau sebaliknya, tidak mengherankan bahwa komplikasi kemih umum terjadi.

Satu studi pada 2017 sampai pada kesimpulan bahwa lebih dari 33% orang transgender mengeluhkan masalah medis mengenai area tersebut.

Secara khusus, beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pengalaman dan spesialisasi oleh dokter telah menyebabkan penurunan komplikasi bedah.

Namun, riset tersebut menguak sebanyak 11% pasien membutuhkan operasi tambahan yang tidak direncanakan karena pendarahan yang luas di lokasi bedah.

3. Jumlah kasus pembunuhan transgender meningkat

Beberapa Fakta Bunuh Diri Mengejutkan Terkait Para Transgender Viral !

Meskipun masih relatif sedikit jumlahnya, angka pembunuhan transgender dilaporkan meningkat di AS dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2018, ada 26 pembunuhan transgender, dengan sebagian besar korban adalah perempuan transgender kulit hitam. Pada 2019, setidaknya ada 21 kasus.

Adapun mengapa orang kulit hitam transgender tampaknya lebih rentan mengalami kekerasan. Kemungkinan dihubungkan dengan fakta bahwa mereka lebih banyak menghadapi diskriminasi.

Entah karena jenis kelamin mereka, seksualitas mereka atau ras mereka, ada lebih banyak alasan mengapa orang memilih untuk menyerang mereka.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan sebanyak 10% orang transgender melaporkan diserang secara fisik dalam setahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *