Bayi Aneh Makan Usus Ibunya, Ini 3 Hal Harus Perlu Anda Ketahui

Infopalapa – Bayi Aneh Makan Usus Ibunya, Ini 3 Hal Harus Perlu Anda Ketahui ! Media sosial Indonesia sedang dihebohkan dengan pesan viral mengenai seorang bayi aneh di India yang memakan usus ibunya. BandarQ

Diserta Video yang menampakkan bayi berkulit kuning keras pecah-pecah. Domino99

Berikut pesan lengkapnya :

Bayi Aneh Makan Usus Ibunya

1. Harlequin Ichthyosis

Penampilan mengerikan bayi tersebut disebabkan oleh kelainan genetik serius yang disebut Harlequin Ichthyosis.

Kondisi yang diakibatkan oleh adanya mutasi pada gen ABCA12 ini membuat kulit bayi penderitanya mengeras dan kering sehingga retak dan tampak seperti sisik.

2. Kehamilan postterm

Walaupun tidak sampai 11 bulan seperti dalam pesan viral, rupanya kehamilan manusia memang bisa lebih dari sembilan bulan dan mencapai lebih 42 minggu.

Ini disebut kehamilan postterm.

8 Oktober 2018, salah satu faktor risiko yang paling umum dari kehamilan postterm adalah kekeliruan mengingat tanggal hari pertama hari terakhir (HPHT).

Pasalnya, meskipun sudah ada pemeriksaan USG, dokter juga menggunakan HPHT untuk memperkirakan usia kehamilan dan memprediksi tanggal persalinan.

Faktor lain dari kehamilan postterm adalah ibu yang obesitas saat hamil, riwayat kehamilan postterm sebelumnya dan defisiensi sulfat pada plasenta.

Kehamilan Postterm dapat meningkatkan risiko kematian ibu dan janin selama persalinan karena menyebabkan makrosomia atau bayi yang lahir terlalu besar.

ketidak cukupan plasenta yang membuat bayi kekurangan oksigen dan nutrisi, serta aspirasi mekonium atau kondisi ketika janin menghirup atau memakan cairan ketuban.

3. Matriphagy

Selain dikandung selama 11 bulan, bayi dalam pesan viral juga disebut memakan usus ibunya.

Dalam dunia sains, fenomena memakan ibu disebut dengan matriphagy.

Namun, di dunia hewan pun, matriphagy adalah sesuatu yang sangat langka.

Perilaku ini hanya pernah didokumentasikan oleh para peneliti pada beberapa spesies serangga, cacing dan laba-laba.

20 September 2017; Jo-Anne Sewlal, seorang anggota, mengatakan, meski tampaknya mustahil bagi seorang anak untuk memakan ibunya.

Harus dimengerti bahwa matriphagy muncul lewat evolusi banyak generasi sebagai cara paling efektif untuk memastikan kelangsungan spesies tersebut

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *