3 Kelebihan Tembakau Dipanaskan Dibanding Rokok

Infopalapa -3 Kelebihan Tembakau Dipanaskan Dibanding Rokok !  Indonesia menempati urutan ketiga untuk jumlah perokok tertinggi di dunia. Dengan demikian satu dari lima orang di indonesia ada perokok . BandarQ

Bukan hanya perokok laki-laki banyak pula perokok perempuan. Sebenarnya , Para perokok mengetahui dampak negatif yang diakibatkan rokok. Namun Mereka Memilih abai akan hal tersebut, Domino99

Baca Juga ; Obat Kanker Akar Bajakah dan Kisah Dokter 10 ribu

3 Kelebihan Tembakau Dipanaskan

Di indonesia sendiri , dampak negatif merokok telah disampaikan secara masif , dijelaskan apa saja dampak yang ditimbulkan ketika seseorang merokok . Daftar Judi Bola

Salah satu jenis dari produk tembakau alternatif yang dimiliki risiko kesehatan yang lebih rendah dari pada rokok adalah produk tembakau yang dipanaskan .

Produk tersebut jika digunakan secara tepat dapat membantu mengurangi masalah rokok di indonesia. Namun, Informasi yang akurat terhadap produk etembakau yang dipanaskan.

Produk tersebut jika digunakan secara tepat dapat membantu mengurangi masalah rokok di indonesia. Namun, Informasi yang akurat terhadap produk tembakau yang di panaskan masih minim diketahui oleh perokok dewasa.

Permasalahan rokok di indonesia sudah lama sekali tidak ada jalan keluarnya, Kalau sdulu kebutuhan nikotin dengan risiko yang lebih rendah yaitu melalui produk tembakau yang dipanaskan, kata pendiri yayasan Pemerhati kesehatan Publik Di indonesia.

Tembakan yang dipanaskan punya banyak kelebihan dibanding rokok maupun rokok elektrik. Simak perbedaannya di halaman berikutnya:

 

Kadar Zat Kimia Lebih Rendah

Produk tembakau yang dipanaskan memiliki kadar zat kimia yang lebih rendah dari pada rokok karena dalam penggunannya tidak terjadi proses pembakaran, melainkan pemanasan.

produk tersebut memanaskan asli yang dibentukan seperti batang tembakau berukuran kecil.

Uap Bukan Asap

Institut federal jerman untuk penilaian risiko (German Federal Institute for Risk Assessment/BfR) juga mengkaji produk tembakau yang dipanaskan. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan memiliki tingkat toksisitas (tingkat perusakan zat terhadap organisme) yang lebih rendah hingga 80-90 persen dibandingkan rokok konvensional.

Hasil kajian ilmiah tersebut semakin menguatkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih rendah daripada rokok, karena tidak menghasilkan TAR. Pemerintah seharusnya mensosialisasikan hasil-hasil kajian ilmiah dan informasi yang akurat mengenai produk tersebut kepada perokok dewasa, sehingga perokok dewasa memiliki pilihan untuk beralih ke produk yang lebih rendah risiko daripada terus meroko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *